Saturday, 30 July 2011

Friday, 29 July 2011

Jum kenali psikologi warna

Psikologi Warna
Ahli fisiologi dan psikologi menjelaskan ada empat warna primer : merah, hijau, kuning dan biru. Walaupun tidak diketahui secara pasti mengapa orang-orang menyukai warna dan kombinasi warna tertentu. Tetapi yang jelas, setiap warna mempunyai karektor atau sifat ayng berbeza-beza. Bahkan sejak dahulu warna diketahui mempunyai pengaruh terhadap manusia, namun baru belakangan ini  penggunaannya telah dimanfaatkan secara meluas dalam dunia otomotif, busana, permainan dan sebagainya.
MERAH
Merah:
Warna ini melambangkan keadaan psikologi yang mengurangkan tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai pengaruh produktiviti, perjuangan, persaingan dan keberahian.

1.Merah Terang :
Warna ini melambangkan kekuatan kemahuan atau cita-cita. Sifatnya : Agresif, Aktif, Eksentrik. Pengaruhnya : Berkemahuan keras, penuh gairah, dominasi, jantan.

2.Merah Jambu :
Warna ini melambangkan romantisme, feminim. Warna ini mempunyai sifat menuntut dalam kepasrahan, menggemaskan dan jenaka.
BIRU
Warna ini melambangkan ketenangan yang sempurna. Mempunyai kesan menenangkan pada tekanan darah, denyut nadi, dan tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme.

1.Biru Tua :
Warna ini melambangkan perasaan yang mendalam. Sifatnya : Konsentrasi, kooperatif, cerdas, perasa, integratif. Pengaruhnya : Tenang, Bijaksana, Tidak Mudah Tersinggung, Ramai kawan.

2.Biru Muda :
Warna ini melambangkan keanjalan dari cita-cita. Sifatnya : Bertahan, Protektif, Tidak Berubah fikiran. Pengaruhnya : Keras Kepala, Teguh, Sering Bangga Diri, Berpendirian tetap.
KUNING
Warna ini melambangkan kegembiraan. Warna ini mempunyai sifat : Leluasa dan santai, senang menunda-nunda masalah. Berubah-ubah tapi penuh harapan, mempunyai cita-cita setinggi langit dan semangatnya juga tinggi.

1.Kuning Terang :
Warna ini melambangkan sifat spontan yang eksentrik. Sifatnya : Toleran, Investigatif, Menonjol. Pengaruhnya : Berubah-ubah sikap, berpengharapan, dermawan, tidak percaya.
HIIJAU
Warna ini melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat : meningkatkan rasa bangga, perasaan lebih superior dari yang lain. Orang yang menyukai warna ini umumnya senang dipuji, senang menasihati orang lain.
ABU-ABU & HITAM
1.ABU-ABU :
Warna ini tidak menunjukkan erti yang jelas. Tidak terang dan sama sekali bebas dari kecenderungan psikologi. Warna ini cenderung neutral.

2.HITAM :
Warna ini melambangkan kehidupan yang terhenti dan kerananya memberi kesan kehampaan, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerosakkan dan kepunahan.
COKLAT & UNGU 
1.COKLAT :
Warna ini seringkali menunjukan ciri-ciri : suka merebut, tidak suka memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kesejahteraan dan kebahagian masa depan.

2.UNGU :
Warna ini adalah campuran warna merah dan biru yang melambangkan sifat Gempuran Keras yang dilambangkan oleh warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus pengertian yang mendalam dan peka. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan.

Thursday, 28 July 2011

siapa erik erikson?

Biografi Singkat, Erik Erikson
Erik Erikson dilahirkan di Jerman pada tanggal 15 Juni 1902. Ayahnya adalah seorang kebangsaan Denmark yang tidak dikenal namanya dan tidak mengakui Erik sebagai anaknya. Dia meninggalkan Erik kala masih dalam kandungan. Ibunya, Karla Abrhamsen, adalah wanita Yahudi yang membesarkannya sampai usia 3 tahun. Dia kemudian menikah dengan Dr. Theodore Homberger, lalu pindah ke Karlsruhe, Jerman Selatan.
Pencarian identitas menjadi fokus perhatian terbesar Erik dalam kehidupan dan teorinya. Selama masa anak-anak hingga masa awal dewasa, dia adalah Erik Homberger. Kedua orangtuanya pun menyembunyikan detil-detil kelahirannya. Namun, dia tumbuh menjadi anak jangkung, dengan rambut pirang, bermata biru dan Yahudi. Di sekolah asrama, teman-temannya mengganggap dia keturunan Nordik, di sekolah dasar, dia menjadi Yahudi.
Setelah lulus sekolah menengah, Erik memutuskan untuk menjadi seniman. Karena tidak mengambil kuliah seni, dia memilih untuk keliling Eropa mengunjungi berbagai museum dan hidup seperti gelandangan. Dia menjalani hidup secara bebas tanpa beban, sampai jelas ‘apa yag harus dikerjakannya’.
Pada usia 25 tahun, temannya Peter Blos-seorang seniman yang kemudian jadi psikoanalisis- menyarankannya agar mendaftar jadi guru di sekolah percobaan untuk anak-anak Amerika yang dikelola oleh Dorothy Burlingham, teman Anna Freud. Di samping mengajar seni, Erik mendapat sertifikan dari Motessori Education dan Vienna Psychoanalityc Society. Bisa dikatakan, Erik jadi seorang psikoanalisis karena Anna Freud.
Beberapa waktu kemudian, dia bertemu Joan Serson, seorang guru tari dari Kanada dan menikahinya. Mereka dikaruniai tiga orang anak, salah satunya kemudian menjadi seorang sosiolog terkenal.
Ketika Nazi berkuasa, mereka sekeluarga menyingkir ke Copenhagen. Lalu pindah ke Denmark, dan akhirnya ke Boston, Amerika. Erik diterima mengajar di Harvard Medical School dan membuka praktik psikoanalisis anak-anak di rumahnya.
Di masa ini dia bertemu dengan psikolog seperti Henry Murray dan Kurt Lewin serta antropolog terkenal seperti Ruth Benedict, Margaret Mead, dan Gregory Beteson. Kedekatan dengan mereka ini mempengaruhi Erik dalam mengembangkan teorinya.
Dia kemudian mengajar di Universitas Yale, University of California di Berkeley. DI masa inilah dia melakukan studi-studinya tentang kehidupan modern dalam suku Lakota dan Yurok. Studi-studi inilah yang kemudian mengangkat nama Erik.
Setelah menjadi warga negara Amerika, secara resmi dia mengganti namanya menjadi Erik Erikson. Tidak ada yang tahu mengapa dia memilih nama ini.
Tahun 1950, dia menulis Childhood and Society yang memuat kesimpulan penelitiannya di tengah penduduk asli Amerika, analisis tentang Maxim Gorky dan Adolph Hitler, diskusi tentang “Kepribadian Amerika”, dan beberapa ringkasan teori Freudian. Tema-tema ini –pengaruh kebudayaan terhadap kepribadian dan analisisnya terhadap tokoh-tokoh sejarah– tetap muncul dalam karya-karyanya yang lain, salah satunya adalah Gandhi’s Truth, yang memenangkan Pulitzer Award dan National Book Award.
Di tahun yang sama, sewaktu merebak “teror” Senator Joseph McCarthy, Erikson meninggalkan Berkeley karena profesor-profesor di sana menyuruh dia menandatangani “dukungan” terhadap Senator McCarthy.
Dia menghabiskan waktu bekerja dan mengajar di sebuah klinik di Massachussets selama 10 tahun, dan 10 tahun kemudian kembali ke Harvard. Walaupun telah pensiun pada tahun 1970, dia tetap menulis dan melakukan penelitian bersama istrinya. Erik Erikson meninggal pada tahun 1994.

Wednesday, 20 July 2011

Pengurusan Masa;

PENGURUSAN MASA 




Setiap manusia amnya dan umat Islam khasnya diwajibkan menguruskan dan menggunakan masa dengan cara yang paling sempurna, optimum dan berkesan. Oleh itu terdapat banyak ayat-ayat dalam Al-Quran yang menggesa dan menyarankan agar semua umat Islam berbuat demikian. Antaranya seperti maksud ayat di bawah; 


"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (Al-`Ashr: 1-3) 


HARGA DAN KEPENTINGAN MASA KEPADA MANUSIA.
 Sehubungan dengan perkara itu , Profesor Yusof al-Qurdhwi menyatakan bahawa: Masa merupakan harta manusia yang paling berharga.Orang yang membuang masa dengan percuma sebenarnya menganiaya dirinya sendiri. 
Imam Al- Banna pula berpesan; 
"Janganlah kamu habiskan masa kamu dan saudaramu pada perkara yang tidak memberi faedah,"
Harta benda, wang ringgityang hilang boleh dicari ganti tetapi masa yang hilang masakan dapat dicari ganti.. Oleh itu setiap pelajar janganlah hendaknya suka membuang masa dan suka bertangguh daripada memulakan atau melakukan sesuatu aktiviti pembelajaran. Bagi pelajar yang suka bertangguh mereka sebaiknya membaca dan meneliti dan mengambil pelajaran hadis Nabi berikut yang bermaksud; 
"Jika Qiamat akan berlaku dan ditangan kamu pada masa itu ada benih kurma dan jika kamu masih sempat menanamnya maka hendaklah kamu menanamnya". 
Pengajaran dari hadis di atas ini jelas menunjukkan bahawa jika anda mempunyai kesempatan atau peluang maka hendaklah anda merebut dan mempergunakan peluang dan kesempatan itu dengan sebaik mungkin tanpa berlengah atau bertangguh lagi. 


Pelajaran dan masa 
Sebagai seorang pelajar, masa merupakan salah satu faktor terpenting yang perlu diambil perhatian sewajarnya. Dengan adanya masa akan membolehkan seseorang pelajar menjalankan aktiviti pembelajaran mereka dan aktiviti yang berfaedah yang boleh menjamin kearah kebahagiaan masa depan mereka. Sehubungan dengan itu, masa merupakan satu modal atau saham yang sangat berharga kepada seseorang pelajar. Oleh yang demikian, pelajar yang bercita-cita tinggi untuk mencapai kejayaan dalam hidup mereka baik di dunia dan akhirat haruslah bijak menguruskan masa yang mereka punyai. 



Teknik menguruskan masa belajar
Di antara cara yang boleh dilakukan bagi menguruskan masa dengan cara yang baik, berkesan dan sempurna ialah dengan membuat jadual waktu. Jadual waktu ini bukanlah jadual waktu mingguan yang tetap seperti yang disediakan dan boleh dipunyai oleh kebanyakan pelajar hari ini. Ia merupakan satu senarai aktiviti yang perlu anda lakukan untuk hari itu atau hari esok. Senarai ini mestilah bersesuaian dengan aktiviti pembelajaran anda seperti kerja rumah yang perlu disiapkan, mata pelajaran hari ini dan esok dan kerja-kerja lain yang perlu anda lakukan.Perlu diingatkan bahawa kelemahan mempunyai sebuah jadual waktu mingguan yang tetap sebagaimana yang dipunyai oleh kebanyakan pelajar hari ini ialah terlalu sukar untuk melaksanakan kerana keadaan yang rigit dan tidak mengambil kira aktiviti penting semasa. 



Kepentingan jadual waktu
Bagi memberikan kesedaran dan galakankepada setiap pelajar agar melakkukan pengurusan masaberkesan dan membuat jadual waktu, berikut diberikan perbincangan ringkastentang kepentingan menyediakan dan mempunyai jadual waktu.Terdapat beberapa kepentingan, faedah dan keutamaan yangpelajar akan perolehi apabila mereka menyediakan dan mempunyai sebuah jadual waktu pembelajaran. Antaranya ialah: 



1. Dapat menilai kembali apakah yang telah mereka lakukan. 
2. Dapat menilai sama ada aktiviti yang mereka lakukan itu memberikan faedah atau tidak. 

3. Dapat menguruskan masa yang dipunyai dengan cara yang berkesan dan memberikan faedah paling optimum. 
4. Dapat menjalankan kebanyakan aktiviti yang dirancang setiap hari. 
5. Dapat melatih mendisplinkan diri pelajar dalam menepati masa. Keadaan ini membolehkan mereka mengamalkan cara hidup yang lebih sempurna. 
6. Dapat mempelbagai aktiviti yang perlu mereka lakukan. Ini perlu dilakukan bagi menjamin dan membolehkan mereka menjadi seorang yang serba boleh. 
7. Dapat mendorong ke arah pencapaian kejayaan yang cemerlang dalam bidang yang mereka ceburi, baik kehidupan dunia atau akhirat. 
8. Dapat mengelakkan amalan suka bertangguh untuk melakukan sesuatu tugas atau aktivitiyang lebih digemari dan mengabaikan pula aktiviti lain yang berguna. 
9. Menyedarkan diri cara mengurus masa berkesan. 
10. Dapat mengimbangkan pembahagian masa terhadap pelbagai jenis aktiviti yang akan dilakukan. 


Perkara yang perlu dipertimbangkan semasa menyediakan jadual waktu. 
Penyusunan jadual waktu yang disediakan agar mencapai tujuannya hendaklah jadual itu mempunyai ciri-ciri yang baik dan sempurna. Antara yang perlu dipertimbangkan adalah; 


1. Tentukan tujuan dan objektif penyediaan dan kegunaan jadual itu. 

2. Fikirkan aktiviti yang anda lakukan sesuai dengan tujuan dan objektif yang dinyatakan. 

3. Pertimbangkan dengan sewajarnya tentang aktiviti yang perlu dilakukan sebagai pelajar. 

4. Berikan keutamaan kepada aktiviti yang akan dilakukan pada pagi, petang dan malam sebagai seorang pelajar. 

5. Pertimbangkan jumlah masa yang perlu diperuntukkan bagi setiap aktiviti. Utamakan mata pelajaran yang dianggap susah atau kurang diminati. 

6. Nyatakan jenis mata pelajaran yang perlu diulangkaji atau disediakan mengikut keutamaan atau mengikut kesesuaian anda sebagai seorang pelajar. 

7. Susun mata pelajaran yang perlu diulangkaji dengan sebaiknya agar tidak mengelirukan. 

8. Peruntukan jumlah masa bagi membuat tugasan seperti kerja sekolah, kerja rumah, membuat nota dan sebagainya. 

9. Pelajar perlu memberikan keutamaan aktiviti yang lebih penting untuk dilaksanakan terlebih dahulu. 

10. Jangan lupa masa rehat juga perlu difikirkan. 
Jenis jadual waktu yang perlu disediakan. 
Terdapat berbagai-bagai jenis jadual waktu yang perlu disediakan oleh seseorang pelajar, sesuai dengan tujuan mengapa mereka pergi ke sekolah. Antaranya termasuklah; 


• Jadual waktu tahunan ( rancangan untuk aktiviti setahun) 
• Jadual waktu mingguan ( rancangan untuk aktiviti seminggu ) 
• Jadual waktu harian ( rancangan untuk aktiviti setiap hari ) 


Menyediakan jadual waktu tahunan.
 
Antara bahan utama yang boleh dijadikan panduan untuk menyediakan jadual waktu tahunan ialah takwim pusat pengajian. Mintalah bantuan dari pensyarah, mahupun kaunselor untuk mendapatkan takwim tahunan. 
Tujuan menyediakan jadual waktu tahunan ialah untuk; 


• Menyedari dan mengetahui jenis aktiviti yang akan dijalani sepanjang tahun. Ia boleh dijadikan untuk menentukan bila ada sukan , ujian, peperiksaan dan sebagainya. Bila aktiviti ini dapat ditentukan maka boleh anda membuat persediaan lebih awal. 


• Memperingati diri anda tentang tugas dan tanggungjawab yang perlu dihadapi dan dilakukan sepanjang tahun. 


Persediaan membuat perancangan dan tindakan tahunan anda. 
Cara menyediakan jadual waktu mingguan dan harian. 
Bagi tujuan menyediakan jadual ini senaraikan aktiviti yang perlu dimasukkan dalam jadual waktu mingguan. Aktiviti tersebut mestilah sesuai dan selaras dengan aktiviti pembelajaran anda pada minggu tersebut. Aktiviti itu termasuklah; 


• Senaraikan mata pelajaran yang anda akan pelajari untuk menghadapi peperiksaan. 


• Aktiviti ko-kurikulum yang akan anda jalani. 


• Aktiviti persendirian anda seperti beribadat, berehat, menolong keluarga dan sebagainya. 
Dalam masa anda merancang untuk menyediakan jadual waktu mingguan dan harian ini adalah dicadangkan agar anda mengambil kira, iaitu; 


• Aktiviti yang dirancang untuk dilakukan sebelah petang mestilah mempunyai kaitan dengan aktiviti sebelah pagi dan untuk hari esok, iaitu seperti menyelesaikan kerja rumah, menyemak nota yang baru diterima daripada pengajaran hari itu dan sebagainya. 


• Aktiviti sebelah malam mestilah bersesuaian dengan aktiviti untuk hari esok, seperti membuat persedian awal, mengulang kaji pelajaran lepas dan sebagainya. 
Tujuannya; 


• Membuat bacaan atau persediaan awal tentang tajuk yang akan dipelajari esok pagi. 
• Memahami cara kerja amali yang akan dilakukan. 
• Memahami pengajaran pada hari itu. 
• Menyelesaikan kerja rumah dan sebagainya. 
• Hari Sabtu dan Ahad (hujung minggu) 
• Masa untuk buat ulangkaji pelajaran yang telah dipelajari tahun lepas, semester lepas, 


minggu lepas, atau membuat latihan menjawab soalan peperiksaan lepas.
Manfaatkan masa lapang
Terdapat lebihan masa yang biasanya disia-siakan tetapi ianya boleh dimanfaatkan oleh seorang pelajar. Masa yang singkat-singkat ini dikenali sebagai sela masa. Antaranya ialah; 


1. Semasa menunggu kenderaan. 
2. Semasa menaiki kenderaan dalam perjalanan pergi dan balik sekolah ke tempat belajar. 
3. Semasa menunggu pengajar datang memberi pengajaran setiap hari. 
4. Semasa menunggu kelas dimulakan. 
5. Masa rehat yang berlebihan 
6. Semasa menunggu masa makan pagi, tengahari, petang dan malam. 
7. Masa antara kuliah. 
8. Aktiviti yang boleh dilakukan pada sela masa. 
9. Membaca bacaan awal atau sepintas lalu tentang tajuk yang telah diajar sebelumnya atau tajuk yang akan diajar oleh pensyarah. 
10. Membaca nota ringkas, nota neumonik, formula, melihar gambarajah dan sebagainya. 
11. Membaca nota kecil yang mudah dibawa. 
12. Berbincang dengan rakan tentang sesuatu tajuk. 
13. Membaca atau menyemak nota yang baru diterima. 

Semoga dapat dimanfaatkan bersama..InsyaAllah..(^_^)


Dari :
Exco Akademik
Nurrul Farhana Jamaludin

Tuesday, 19 July 2011

Asas Psikologi Part 2

1.2 SEJARAH PERKEMBANGAN PSIKOLOGI











(a) Aliran Interaksionisme 
Dimulakan oleh Rene Descartes(1595- 1650). Ahli falsafah dan pakar matematik Perancis yg memperkatakan tentang manusia terdiri drp ‘gabungan pemikiran dan badan’ atau ‘jasad dan roh’. Menentang pendapat dualisme yg menyatakan manusia terdiri drp jasad yg terpisah drp roh.
(b) Aliran Empirisme 
Muncul pada abad ke 17 dan 18 di England. Tokoh-tokoh spt John Locke(1632- 1704) dengan konsep ‘tabula rasa’, iaitu jiwa manusia kosong semasa dilahirkan, dan George Berkeley(1685-1753).
(c) Aliran Strukturalisme 
Muncul di Jerman. Menumpukan kajian kpd pengalaman sedar(apa yg boleh dinyatakan dlm pengalaman sedarnya) dan afeksi. Tokoh spt Wilhelm Wundt(1832-1920) telah mengkaji perasaan, sikap, persepsi dan tanggapan individu terhadap sesuatu keadaan. Digelar sebagai “Bapa Psikologi”.
(d) Aliran Functionalisme 
Timbul di Amerika. Di asaskan oleh John Dewey(1859-1952), dan William James(1842-1910) yg dianggap sebagai ahli psikologi Amerika yg pertama. Menekankan pengalaman sedar dan tingkah laku(mengkaji bagaimana manusia menggunakan mindanya untuk berfikir dan menghasilkan tingkah laku). Proses mental sentiasa aktif dan berterusan. Dipengaruhi oleh teori evolusi manusia Darwin dan falsafah pragmatisme(pemikiran praktikal bukan teori).
(e) Aliran Behaviorisme 
Muncul di Amerika Utara. Di asaskan oleh J.B. Watson(1878-1958) yg popular dgn Teori Pelaziman Klasik. Dlm “Psychology as the Behaviorist Views It” Watson(1913) mengatakan psikologi ialah ilmu yg mengkaji tingkah laku yg nyata(overt behaviour). Tokoh lain spt Pavlov, Thorndike, Skinner, Hull dll.Aliran Behaviorisme juga dikenali sebagai Associationism iaitu mengkaji kaitan mental antara dua peristiwa atau idea yg membawa kpd terjadinya pembelajaran. Menjalankan kajian ke atas haiwan. Prinsip pembelajaran atau tingkah laku hasil drp kajian akan diaplikasikan kpd manusia. Mengfokus kajian kpd tingkah laku manusia dan menolak aspek kerohanian. Aliran behaviorisme dipengaruhi oleh aliran falsafah logik positif(logical positivism) yg berpendapat bahawa semua ilmu atau pengetahuan perlu disahkan melalui cara yg empirikil atau pemerhatian yg sistematik. Mengemukakan konsep saintifik definisi operasional(operational definition) yg merujuk kpd proses pengukuran kpd sesuatu yg dikaji. Behavioris menegaskan bahawa tujuan ilmu psikologi ialah untuk menghurai, menerang, meramal dan mengawal tingkah laku.
(f) Aliran Psikologi Gestalt 
Timbul di Jerman sebagai reaksi kpd pendapat ahli strukturalisme. Berpendapat manusia mempersepsi dunia dlm bentuk satu keseluruhan(unity whole), atau ‘gestalt’ dari perkataan Jerman gestalten yg bermaksud ‘keseluruhan’, ‘pola’ atau ‘terorganisasi’. Diasaskan oleh tokoh spt Max Wertheimer (1880-1943), Wolfgang Kohler(1887-1967) dan Kurt Koffka(1886-1941).
(g) Aliran Humanistik 
Diasaskan oleh Abraham Maslow(1908-1970) dan Carl Rogers(1902-1987). Menekankan cara fikiran, pengamatan serta interpretasi tentang sesuatu peristiwa atau kejadian. Mempercayai bahawa individu bertanggung jawab ke atas tindakannya(berusaha kearah pencapaian matlamat hidupnya). Kuasa motivasi individu ialah kecenderungannya untuk berkembang dan mencapai pemenuhan kendiri(self- actualisation). Konsep ini dipelopori oleh Maslow. Individu mempunyai keperluan untuk mengembangkan potensinya ke tahap maksima.


(h) Aliran Kognitivisme(Cognitivism)

 Dipelopori oleh tokoh spt ahli psikologi gestalt, Piaget, Vygotsky, Gagne, Bruner dan Ausubel. Berminat mengkaji pemikiran manusia, persepsi dan penanggapan, kognisi, metakognisi, kemahiran berfikir kritis dan kreatif, kemahiran belajar, motivasi dll.


(i) Aliran Konstruktivisme 
(Faham Binaan) Timbul drp ahli-ahli psikologi kognitif. Diasaskan oleh tokoh spt Von Glaserfeld, Piaget, Vygotsky, Confrey dan Seymour Peppert. Mengambil kira bagaimana individu membina kefahaman terhadap bahan yg dipelajari. Menekankan peranan aktif pelajar semasa proses pengajaran dan pembelajaran. Kaedah yg sesuai untuk mengajar Matematik dan subjek Sains(fizik, kimia, biologi).

Sunday, 17 July 2011

Sakit Mental: Ancaman Masyarakat Moden







Masalah mental adalah penyakit yang melibatkan gangguan pada fungsi otak yang boleh menyebabkan perubahan kepada proses pemikiran, perasaan dan tingkah laku seseorang yang mengakibatkan gangguan untuk menjalani aktiviti seharian dengan baik.
Kini, masalah mental menjadi salah satu ancaman utama kepada seluruh penduduk dunia dan penduduk Malaysia khususnya.
Daripada data yang diperoleh, sekurang-kurangnya seorang daripada sembilan penduduk di Malaysia mengalami sakit mental bermula daripada kemurungan sehingga ke tahap skizofrenia.
Golongan sakit mental merangkumi mereka yang gagal menyesuaikan diri dengan ketegangan dan gagal mengatasinya seperti masalah rumah tangga, ekonomi dan tekanan kerja.
Mereka yang gagal membuang tabiat merokok, meminum minuman keras, menghidu gam, mengambil dadah dan berjudi juga tergolong dalam pesakit mental. 

Fakta
Masalah mental merangkumi semua peringkat umur daripada kanak-kanak hingga peringkat tua.


Bagi kanak-kanak misalnya malu untuk makan dan ke tandas, takut ke sekolah dan hiperaktif juga termasuk dalam golongan mereka yang mengalami gangguan mental.


Bagi golongan tua pula, antara penyakit mental yang dikesan ialah nyanyuk dan mengalami kemurungan.
Pada umumnya penyakit mental boleh dibahagikan kepada dua kumpulan iaitu yang pertama penyakit psikosis.
Pada tahap teruk, seseorang yang mengalami penyakit mental psikosis mungkin kehilangan hubungan dengan alam nyata.
Antara penyakit-penyakit jenis ini termasuklah skizofrenia dan psikosis manik depresif. Kumpulan kedua ialah penyakit yang bukan psikosis atau neurosis.
Mungkin kita pernah mengalami perasaan sedih, resah dan tertekan. Pengalaman ini merupakan pengalaman biasa dalam kehidupan kita.
Apabila perasaan biasa ini dan tingkah laku tertentu berlaku secara tidak terkawal dan berlarutan sehingga mengganggu kehidupan harian seseorang dan menjejaskan hubungan dengan orang lain, ia mungkin mengalami salah satu penyakit mental jenis ini.
Di antara penyakit-penyakit jenis ini termasuklah ketakutan yang tidak berasas (fobia),keresahan (anxiety)kemurungan (depression) dan obsesif kompulsif.
Seseorang yang mendapat penyakit mental mengalami gangguan fungsi mentalnya.
Penyakit mental boleh berbeza dari segi jangkamasa sakit dan tahap gangguan terhadap aktiviti harian.
Penyakit mental boleh bersifat sementara dan boleh berulang-ulang di sepanjang hayat seseorang.

Kebanyakan pengidap penyakit mental hanya mengalami satu episod sahaja, tidak serius dan pulih dengan sempurna selepas rawatan.
Terdapat beberapa faktor yang menyumbang terjadinya masalah mental.
Faktor pertama yang menyumbang kepada masalah mental ialah faktor genetik dan keturunan.
Seseorang yang mempunyai ahli keluarga yang mengalami masalah mental berisiko tinggi untuk menghidap penyakit ini berbanding populasi yang tiada sejarah penyakit berkenaan.
Terdapat kajian yang menunjukkan kebarangkalian 1:100 peluang untuk seseorang dalam keluarga mendapat penyakit skizofrenia jika ada dalam ahli keluarganya mengidap penyakit tersebut berbanding 1:10 dalam masyarakat umum.
Faktor kedua ialah gangguan bahan kimia dalam otak sebagai contoh penghasilan dopmin secara berlebihan menyebabkan masalah skizofrenia dan paras serotonim terlalu rendah menyebabkan masalah kemurungan.
Apabila bahan kimia dalam otak yang dikenali neurotransmitter tidak berfungsi dengan baik gejala penyakit mental akan berlaku. Faktor lain ialah jangkitan virus, sejarah hidup yang getir dan keadaan sosioekonomi yang rendah.
Selain itu, bagi tujuan rawatan pula terdapat beberapa jenis penyakit mental yang memerlukan rawatan segera seperti neurosis, penyakit mental organik seperti nyanyuk, gangguan personaliti, autism, hiperaktif, ketagihan dadah dan cubaan membunuh diri.
Antara rawatan yang sering digunakan bagi merawat penyakit-penyakit ini ialah psikoterapi dan kaunseling, rawatan psikotropik, rawatan tingkahlaku dan rawatan elektrokonvulsif.
01.Rawatan kaunseling boleh membantu pesakit memahami keadaan diri dan perasaannya dengan lebih mendalam dan rawatan ini diberikan secara pesakit luar.
02.Rawatan psikotropik menggunakan berbagai jenis ubat-ubatan yang dikelaskan sebagai ubat psikotropik dan digunakan untuk rawatan penyakit mental.
Ubat-ubatan antipsikotik boleh mengurangkan atau menghapuskan gejala-gejala psikosis. Sementara ubat-ubatan jenis lain boleh mengurangkan tekanan, kemurungan dan keresahan (anxiety) sehingga pesakit dapat mengendali gejala-gejala penyakitnya dengan lebih baik.
01.Rawatan tingkahlaku pula memberi tumpuan kepada membantu pesakit mengubah cara berfikir atau tingkahlaku tertentu yang mengganggu dan menimbulkan gejala penyakit. Teknik releksasi merupakan satu contoh rawatan jenis ini.
02.Rawatan elektrokonvulsif diberikan melalui pengaliran elektrik bervoltan amat rendah merentasi otak seseorang. Rawatan jenis ini adalah selamat, tidak berbahaya dan biasanya digunakan untuk merawat penyakit kemurungan yang serius.
Pada masa kini, masyarakat mengangap mereka yang mengalami masalah mental sebagai satu ancaman kepada keselamatan mereka kerana akhbar sering melaporkan pelbagai kes amuk, bunuh dan gangguan-gangguan yang dilakukan oleh mereka yang mengalami masalah mental.
Keadaan ini menyebabkan masyarakat membuat tanggapan negatif kepada mereka yang mengalami masalah mental ini tanpa mengkaji sebab mereka berkelakuan sedemikian.
Masyarakat tidak didedahkan secara sepenuhnya mengenai penyakit mental ini. Masyarakat hanya memandang pesakit mental adalah orang 'gila'.
Tetapi jika diperhatikan kembali hanya terdapat segelintir masyarakat yang mempunyai pengetahuan mengenai masalah mental sahaja yang dapat menerima serta membantu para pesakit mental.
Peranan masyarakat dalam penerimaan golongan ini hanya boleh dicapai apabila setiap individu dalam masyarakat mempunyai pengetahuan mengenai penyakit mental secara umum.
Mungkin pendedahan ini boleh diberikan di peringkat sekolah memandangkan sekolah merupakan medium terbaik dalam penjanaan ilmu pengetahuan serta memupuk sikap para pelajar dan masyarakat.
Pesakit mental tidak seharusnya dipinggirkan oleh masyarakat kerana mereka yang mengalami masalah mental mempunyai peluang untuk pulih semula dan menjadi sebahagian daripada masyarakat.
Mereka sepatutnya diberi perhatian kerana ada dalam kalangan mereka mengalami tekanan dalam hidup yang berat sehingga mereka cenderung menghidap masalah mental.
Tiada siapa yang mahu membantu untuk meringankan beban hidup mereka.
Oleh itu, setiap individu perlu mengubah perspektif negatif mereka terhadap pesakit mental dan memberikan sokongan-sokongan yang diperlukan agar mereka tidak merasa terpinggir daripada kelompok masyarakat.
My photo
Menggalak, membimbing, dan membantu siswa siswi ijazah sarjana muda psikologi supaya menyertai dengan aktif dan maju dalam sebarang kegiatan yang bersifat akademik.

Blogger templates

html code

My Blog List